Mantan penyerang Manchester United, Mason Greenwood, dilaporkan telah memberikan pukulan baru bagi eks klubnya tersebut setelah menyepakati persyaratan personal dengan klub asal Turki, Fenerbahce. Berdasarkan pantauan redaksi, Greenwood sebelumnya sempat menyatakan keinginannya untuk tetap bertahan di Marseille, terlebih karena masa baktinya bersama klub Ligue 1 tersebut masih berjalan hingga Juni 2029.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Namun, petualangan karier pemain asal Inggris tersebut di Prancis tampaknya akan segera berakhir. Menurut laporan dari L'Equipe, manajemen Fenerbahce telah sukses menegosiasikan paket kontrak bernilai menggiurkan dengan perwakilan sang pemain. Dari pengamatan tim redaksi, kepindahan ini berpotensi menurunkan ekspektasi pendapatan transfer yang semula diharapkan oleh kubu Setan Merah.
Kendala terbesar saat ini terletak pada nilai transfer sang pemain. Marseille dikabarkan bersikeras mematok harga sebesar €50 juta untuk klub mana pun yang menginginkan Greenwood pada musim panas ini. Di sisi lain, klub raksasa Super Lig tersebut menegaskan bahwa mereka tidak akan membayar lebih dari €30 juta, ditambah dengan beberapa bonus performa.
Kondisi ini tentu menjadi kabar buruk bagi Manchester United. Berdasarkan dokumen kesepakatan terdahulu, raksasa Premier League tersebut berhak mendapatkan bagian sebesar 40 persen dari total biaya transfer yang disepakati. Hal ini terjadi karena mereka menyisipkan klausul bagi hasil penjualan (sell-on clause) yang cukup besar saat melepas Greenwood ke Marseille.
Semakin tinggi nilai transfer yang didapatkan oleh Marseille, maka akan semakin menguntungkan bagi kubu United. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, saat ini masih ada secercah harapan dari Italia seiring ketertarikan AS Roma. Laporan dari media setempat mengklaim bahwa pelatih Gian Piero Gasperini sangat yakin bahwa Greenwood adalah sosok penyerang sayap ideal untuk formasi 3-4-3 miliknya. Namun, klub Serie A tersebut kini harus fokus menjual pemain terlebih dahulu demi menyeimbangkan neraca keuangan sebelum tenggat waktu 30 Juni.
Greenwood, yang sudah tidak lagi merumput untuk Manchester United sejak Januari 2022, sebenarnya tampil cukup produktif dengan mengemas 26 gol dari 44 penampilan bersama Marseille sepanjang musim lalu. Meski demikian, performanya di lapangan tidak luput dari kritik tajam. Legenda sepak bola Prancis, Christophe Dugarry, bahkan sempat melontarkan kritik pedas setelah kekalahan telak Marseille 3-0 dari Nantes bulan lalu.
"Anda adalah pemimpin tim ini, semua orang bergantung pada Anda. Ketika Anda tidak bermain bagus, semua orang merasakan dampaknya. Apa yang Anda berikan setelah semua pengorbanan itu? Hanya ini? Anda memalukan, pergilah," ketus Dugarry yang menilai sang pemain tidak menunjukkan kerja keras di lapangan.