Zona EPL Zona EPL
/home / manchester city / Julian Alvarez Ingin Hengkang, Man...
MANCHESTER CITY

Julian Alvarez Ingin Hengkang, Man City Siap Raih Keuntungan

Julian Alvarez saat berlaga untuk Atletico Madrid di kompetisi La Liga

Julian Alvarez saat berlaga untuk Atletico Madrid di kompetisi La Liga

Mantan penyerang Manchester City, Julian Alvarez, menegaskan keinginannya untuk meninggalkan Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan tersebut mencuat setelah Real Madrid secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan penawaran fantastis senilai £130 juta untuk memboyong sang pemain. Berdasarkan pantauan redaksi, penyerang asal Argentina itu memang menjadi komoditas panas setelah menunjukkan performa gemilang di bawah asuhan Diego Simeone.

Julian Alvarez tercatat berhasil mengemas 20 gol di semua kompetisi pada musim lalu. Catatan impresif ini melanjutkan performa apiknya di musim debut bersama Los Rojiblancos, di mana ia sukses membukukan 29 gol setelah dilepas oleh Manchester City pada tahun 2024. Manajemen The Blues kala itu sepakat menjual sang juara Dunia karena Pep Guardiola tidak bisa menjamin menit bermain yang diinginkannya akibat keberadaan Erling Haaland.

Menurut pengamatan tim redaksi, Erling Haaland tetap menjadi pilihan utama di lini depan City, yang mendorong Alvarez mencari klub baru demi menjadi bintang utama. Namun, baru dua musim merumput di La Liga, pemain berusia 26 tahun tersebut sudah menarik perhatian klub-klub raksasa Eropa. Selepas membawa Argentina menang 2-0 atas Austria di ajang Piala Dunia, Alvarez secara terbuka mengakui niatnya untuk angkat kaki.

"Sejujurnya, saya tidak tahu," ujar Alvarez kepada awak media saat ditanya mengenai masa depannya. "Saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk berbicara, tetapi saya juga tidak bisa bersembunyi. Saya mencoba menjadi orang yang jujur. Saya sudah berbicara dengan orang-orang di klub, dengan mereka yang perlu saya ajak bicara. Saya pikir transfer adalah solusi terbaik untuk semua orang, dan saya ingin mewujudkan impian saya."

Meskipun Manchester City kecil kemungkinan untuk merekrutnya kembali karena faktor Haaland, klub raksasa Inggris tersebut tetap akan mendapatkan keuntungan besar dari kesepakatan ini. Saat menjual Alvarez seharga £64,4 juta—yang bisa meningkat hingga £81,5 juta melalui bonus—The Blues menyisipkan klausul bagi hasil dari penjualan di masa depan.

Klausul tersebut diperkirakan bernilai 10 persen dari keuntungan yang didapat Atletico Madrid dari penjualan sang striker. Dari pantauan redaksi, meskipun nominal pastinya belum diketahui karena struktur bonus yang rumit, City diyakini bisa mengantongi dana segar antara £4 juta hingga £7 juta jika transfer senilai £130 juta tersebut terealisasi.

Di sisi lain, Real Madrid mengonfirmasi keseriusan mereka melalui sebuah pernyataan resmi. "Real Madrid CF mengumumkan bahwa, menyusul pertemuan dewan direksi yang diadakan hari ini, klub telah mengajukan tawaran sebesar €150 juta kepada Club Atletico de Madrid untuk hak federatif pemain Julian Alvarez. Setelah meninjau dan mengevaluasi tawaran tersebut, Club Atletico de Madrid menyampaikan rasa terima kasih atas proposal tersebut, yang dibuat dalam kerangka hubungan baik antara kedua klub, dan telah menolaknya, dengan merujuk pada klausul pelepasan sang pemain."

Secara mengejutkan, Atletico Madrid dilaporkan telah memagari Alvarez dengan klausul rilis selangit mencapai £431 juta dalam kontraknya yang berlaku hingga 2030. Jika ada klub yang nekat mengaktifkan klausul rilis tersebut, Manchester City dilaporkan berhak menerima bagian keuntungan yang berkisar antara £34,95 juta hingga £36,6 juta.

Berdasarkan informasi terkini, Alvarez sendiri belum mencetak gol di Piala Dunia 2026 ini lantaran harus memulai dua pertandingan pertama Argentina dari bangku cadangan. Kendati demikian, Tim Tanggo sudah dipastikan melangkah ke babak gugur setelah memetik kemenangan krusial atas Austria.

// TOPICS
#julian_alvarez #manchester_city_fc #atletico_madrid #real_madrid #bursa_transfer_sepak_bola #berita_transfer #piala_dunia_2026
Koresponden Sepak Bola Eropa

Gavin membawa perspektif kontinental ke sepak bola Inggris. Setelah tinggal di Spanyol, Jerman, dan Italia, ia memahami nuansa taktik yang membedakan setiap liga. Kini berbasis di London, ia meliput bagaimana klub-klub Premier League bersaing di panggung Eropa, dengan fokus khusus pada transfer, analisis Liga Champions, dan pasar sepak bola global.